Kali ini aku mau ngepost pengalamanku tentang pra-MOS di hari pertama :))
Jumat, 12 Juli 2013
Dengan langkah gemetar aku memasuki gerbang luar SMA Negeri 1 Pamekasan... asing. asing. mukanya semua asing-asing! aaaaa!! Menurutku, kita harus waspada terhadap orang asing, apalagi yang bau pesing, wkwk. Tapi apalah dayaku seorang anak SMA yang masih newbie T_T
Oh iya, aku berasal dari SMP Katolik. Dan SMP Katolik di kotaku itu cuma 1, siswanya pun sedikit. Maklumlah, kota kecil :) Hanya 3 orang yang masuk SMANSA Pamekasan. Aku, Jesica dan Vincent.
Waktu masuk ke SMANSA, rasanya itu deg-degan banget. Beda sendiri lagi. Ga pake kerudung, rok pendek di bawah lutut. Oh ya ampun. Aku ngerasa banyak mata yang mengarah padaku *GE-ER MODE ON* bahaha! Ini kok pada di luar yaa, kenapa ga masuk? Daripada di luar aku masuk ajalah. Tapi gerbang dalam masih tertutup. Hanya orang-orang yang pakai jaket yang masuk. Siapakah mereka itu? Apakah aku harus masuk ke dalam mengikuti orang-orang berjaket hitam itu dan meninggalkan orang-orang asing ini?
Dan aku tetap menunggu di luar. Hihi. Dan lama banget nunggunya -_- Sampai aku dan Jesica jukemi (bahasa Maduranya kebelet pipis) saking deg-deg-annya. Tapi gerbang dalam masih tertutup. Argh. Tatatatattarararaa..... Akhirnya gerbang terbuka dengan sendirinya! *Pikiran lagi kacau gara-gara jukemi, mana mungkin terbuka sendiri, emang Hogwarts?* Ternyata yang membuka gerbang adalah seorang kakak OSIS laki-laki. Tapi dalam pra-MOS dan MOS ini, dia bukan sembarang OSIS. *Oke, ntar kita akan tau siapa dia di cerita selanjutnya* Dia ngomong, "Silakan masuk." Kita semua masih takjub, ga percaya, malu, takut, grogi, semualah pokoknya dicampur jadi satu. "Loh, ayo dek. Masuk. Jangan malu." *kurang lebih dia berkata seperti itu*
Aku dan Jesica juga takut sih yang mau masuk. Tapi rasa ini ga bisa ditahan lagi. Argh! Daripada nunggu anak-anak lain yang pada lelet banget masuknya, aku dan Jesica langsung masuk. Buat cari kamar mandi. Maunya masih nanya dulu ke kakak OSIS yang berjaket sama dengan kakak yang buka gerbang tadi. Tapi ga jadi dah, takut. Sambil liat-liat sekeliling, di sebelah sana ada banyak orang yang jaketnya beda. Lebih bagus dan keren. Siapa mereka? Apa yang mereka lakukan disini? Mengapa mereka menatapku? Aku siapa? Dimana aku? Toilet! Apakah tujuanku ke sini hanya untuk mencari toilet? *pikiran makin kacau* Aku dan Jesica pun berjalan cepat menuju kamar mandi. Lagi enak-enaknya di toilet, ada panggilan, aduh. Mana Jesica belum sempat masuk toilet lagi. Kasian.
Setelah dari toilet, kami pun berlari menuju lapangan. Kami baris di paling belakang. Pojok lagi. But it doesn't matter, guys. Makin deg-deg nih waktu pembacaan pembagian kelas. Di pikiranku, aku yakin masuk kelas XB atau XE. Pasti di antara kedua kelas itu. Dan benar! Aku masuk kelas XE. Yey! Di kelas XE ini, ga ada yang kukenal sama sekali. Aku senang malah, biar teman semakin banyak. Hoho. Waktu bikin barisan, aku takut. Trus aku sering liat anak cewe yang di sebelah kiriku, siap-siap melontarkan senyuman mautku kalau-kalau aja dia noleh ke aku. Tapi ternyata nggak -.- Dia ga pernah noleh ke aku. So sad /.\
Setelah pembagian dan apel, kami menuju ke kelas masing-masing. Waktu perjalanan ke kelas, aku akhirnya melontarkan senyumku ke anak yang di sebelahku tadi. Dan sekalian kenalan, wkwk. Namanya Riris. Nah, udah sampai di kelas, aku duduk sebangku sama si Riris itu. Wah, kelasku bagus loh. Ada hiasan kincir angin dan jamur-jamur lucu, tapi bukan berjamur :p Kelasnya juga sejuk. Bisa dibilang ini kelas sendirian, karna kami tidak selantai dengan kelas lain, tapi malah selantai degan kantor guru, haha. Ya, kelas XE dekat sekali sama ruang guru.
Di dalam kelas kami kenalan satu sama lain dan inlok (instruktur lokal). Inlok kami ada 6 orang, dengan masing-masing kepribadian. Tapi asik-asik semua kok :) Pas perkenalan, seorang inlok mengira aku punya kakak di kelas XI, karena nama belakang kita sama. :D padahal bukan loh :) Setelah perkenalan, kami menuju ke aula.
Di
dalam aula tuh ya, kita diperkenalkan sama kakak-kakak OSIS di SMANSA
dan masing-masing sekbidnya :) ada tuh 1 OSIS yang ekspresinya datar, bisa
dibilang galak. Soalnya waktu diperkenalkan itu, semua OSIS pada senyum.
Cuma kakak ini yang mukanya biasa aja, sinis lagi. Tiba-tiba datang 5
orang OSIS berjaket beda. Ekspresi mereka datar dan tatapan mereka sinis
:3 TERNYATA OH TERNYATA! 5 orang itu adalah komdis (komisi disiplin).
Ingat waktu aku mau ke kamar mandi dan rencananya minta ijin dulu?
Untung ga jadi!!! Dan aku sangat sangat tidak menyesal kalo waktu itu
aku ga jadi bertanya! Yey! Waktu itu aku hampir nanya ke komdissss :3
dan kakak OSIS yang ekspresinya datar ini adalah penghubung antara
komdis dan OSIS. Dia juga ketua MOS :)
Setelah
itu masing-masing ketua kelas dikasih amplop berisi teka-teki bentuk ID
Card. Besok kita sudah harus mengetahuinya. Susah banget teka-tekinya
x_x "Kamchatka (negara) II Pakoh. Do re mi fa sol la si do.... taklukkan si udara panas! Letakkan cacing di tempat yang aman." *kurang lebih begitu, aku lupa kalimat yang lain*
Habis gitu, kita disuruh mengganti jam di HP atau jam tangan. Pokoknya selama MOS kita harus berpanutan pada jam yang ditentukan OSIS.
Habis gitu, kita disuruh mengganti jam di HP atau jam tangan. Pokoknya selama MOS kita harus berpanutan pada jam yang ditentukan OSIS.
begitulah hari pertama Pra-MOS saya :)
walau baru sehari saya hepi \:D/
dan masih banyak momen-momen lainnya bareng teman-teman baru dan kakak-kakak OSIS di pra-MOS ini :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar